Home » Blog » Perencanaan Pembiayaan Pendidikan Anak

Perencanaan Pembiayaan Pendidikan Anak

Ayo Nge-Blog

Berisi opini, eksperimen flash, My Student, E-Learning, Persiapan UN 2009, dll. File-file FLA, Software, dan soal-soal gratis dapat didownload di halaman DOWNLOAD. Semoga bermanfaat....

Anda Pengunjung ke-

  • 87,491

CALENDAR

June 2009
M T W T F S S
« May   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

 Keadaan dalam hidup dan kehidupan kita jaman sekarang, itulah buahnya pendidikan yang kita terima dari orang tua pada waktu kita masih anak-anak.
(
 Ki Hajar Dewantoro – tokoh pendidikan Indonesia)

Setiap orang tua pasti ingin memberikan bekal pendidikan yang baik bagi anak-anaknya. Selain pendidikan informal dalam keluarga, orang tua juga berusaha membekali buah hatinya dengan pendidikan formal melalui lembaga-lembaga sekolah, dari TK, SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi. Upaya ini tentunya dilakukan dengan sadar dan terencana agar anak secara aktif dapat mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Sungguh keinginan dan upaya yang mulia orang tua terhadap anak-anaknya.

Keinginan mulia orang tua ini ternyata kontradiktif dengan semakin mahalnya biaya pendidikan anak. Walaupun pemerintah sedang gencar menyosialisasikan pendidikan dasar sembilan tahun gratis mulai 2009 untuk sekolah negeri, tetapi apakah kemudian tidak ada biaya pendidikan yang harus dipersiapkan dan dikeluarkan orang tua? Tentu ada, apalagi bila anak-anak kita menuntut ilmu di sebuah sekolah swasta. Tetapi itulah pendidikan, yang saat ini sudah menjadi kebutuhan primer. Berapapun cost yang diperlukan, pasti akan dikeluarkan, minimal diusahakan.

Biaya sekolah minimal meliputi biaya masuk (uang pangkal), SPP, uang buku, seragam atau baju, dan perlengkangkapan sekolah/kuliah. Secara sederhana, ternyata diperlukan biaya minimal Rp40.000.000,- untuk seorang anak menyelesaikan jenjang pendidikan dasar (TK 2 tahun, SD 6 tahun, dan SMP 3 tahun), diperlukan minimal Rp20.000.000,- untuk seorang anak menyelesaikan jenjang sekolah menengah atas (SMA 3 tahun), dan diperlukan minimal Rp100.000.000,- untuk menyelesaikan jenjang perguruan tinggi (PT jalur reguler dengan asumsi 5 tahun lulus). Tentu sebuah akumulasi biaya yang besar sekali bagi orang tua yang berkemampuan menengah ke bawah. Hal ini memerlukan perencanaan pembiayaan pendidikan yang cermat dan cerdas.

Bagi orang tua yang memiliki dana besar saat ini, misal Rp80.000.000,-, dapat diinvestasikan dalam bentuk tanah atau emas untuk persiapan biaya pendidikan anak yang saat ini berusia 3 tahun. Dalam jangka panjang, investasi ini dapat memberikan return sebesar 30% per tahun. Tetapi ada kekurangan dari investasi ini, antara lain memerlukan dana awal yang besar, legalitas tanah, susutnya bobot emas, dan sulit diambil sebagian dananya saat anak masuk SD (umur 6 tahun), masuk SMP (umur 12 tahun). Tetapi bila digunakan untuk persiapan masuk SMA dan kuliah anak, investasi ini dapat dipertimbangkan bagi orang tua yang memiliki dana besar saat ini.

Bagi orang tua yang memiliki kemampuan menengah ke bawah, dapat menggunakan tabungan bank sebagai tempat investasi untuk persiapan pendidikan anak. Misal usia anak saat ini 3 tahun, maka mulai sekarang orang tua dapat menabung minimal Rp800.000,- rutin setiap bulan hingga anak menyelesaikan SMA (selama 15 tahun). Dengan asumsi anuitas sebesar 3,5% per tahun dan pajak bunga 20%, maka orang tua dapat mencukupi biaya pendidikan anak menyelesaikan SD, SMP, dan SMA sebesar 60 juta rupiah, serta masih terdapat sisa saldo Rp105.663.883,- untuk persiapan masuk perguruan tinggi anak.

TABUNGAN

Perencanaan pembiayaan pendidikan dengan tabungan ini akan berjalan sesuai rencana apabila Tuhan Yang Maha Kuasa memberi umur panjang kepada orang tua. Apabila orang tua meninggal sebelum anaknya lulus SMA, maka perencanaan ini tidak berjalan sesuai tujuan awal.

Perencanaan lainnya dalam pembiayaan pendidikan anak oleh orang tua adalah melalui kepesertaan asuransi pendidikan di sebuah perusahaan asuransi, misal AJB Bumi Putera 1912. Perusahaan asuransi ini mempunyai beberapa produk asuransi pendidikan, antara lain Mitra Beasiswa Berencana, Mitra Permata, dan Mitra Cerdas. Ambillah produk Mitra Cerdas misalnya, untuk uang pertanggungan sebesar 80 juta rupiah dengan premi Rp11.104.000,- per tahun selama 15 tahun dengan asumsi hasil investasi riil netto 4,5% (sangat memungkinkan lebih dari angka ini), maka orang tua dapat memenuhi pembiayaan pendidikan anak dengan mudah. Lihatlah simulasi yang diberikan!

asuransihttp://www.bumiputera.com/content_sil_asper_001.php?id=AG58&id_menu=3

Kelebihan dari asuransi pendidikan seperti di atas antara lain orang tua akan mendapatkan perlindungan asuransi jiwa yang sangat diperlukan untuk mempersiapkan dana pendidikan anak. Peran asuransi jiwa di sini adalah memproteksi resiko kematian. Misal pada produk asuransi pendidikan Mitra Cerdas di atas, jika orang tua meninggal dalam masa asuransi, maka anak (ahli waris) mendapat santunan sebesar 100% dari uang pertanggungan dan akumulasi dana saat orang tua meninggal, masih ditambah dengan pemberian dana kepada anak sesuai rencana dana kelangsungan belajar tanpa harus membayar premi lagi.

Banyak solusi yang dapat dilakukan orang tua demi kelangsungan pendidikan anaknya. Namun orang tua yang bijak tentu akan memilih perencanaan pembiayaan pendidikan anak yang baik, aman, dan menguntungkan. Dengan perencanaan itu akan menjamin kelangsungan pendidikan anak hingga tercapai cita-citanya. Implikasinya tentu bangsa ini akan memiliki generasi yang cerdas berpendidikan. Dengan demikian cita-cita bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan bermartabat bukanlah mustahil untuk diwujudkan 10 atau 15 tahun yang akan datang.🙂


2 Comments

  1. Laily says:

    Sip Pak Is!

  2. ardians"ucok"-02 says:

    wah..perencanaan hebat pak is..ntar tak ikuti pak mumpung belum punya anak tapi uda dapat ilmunya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: